Adik Hutan

Memiliki seorang adik adalah impian saya sejak kecil. Keinginan untuk menjadi seorang kakak yang memiliki adik-adik yang lucu-lucu kerap kali hinggap dalam benak saya. Karena bagi saya, 11 tahun bukanlah waktu yang sebentar untuk hidup menjadi anak tunggal. Hidup menjadi seorang anak yang selalu sendirian, tak pernah disbanding-bandingkan oleh siapapun, namun sama sekali tidak dimanjakan seperti cerita orang kebanyakan.

Menjadi anak tunggal sungguh membosankan. Kadang ingin menjadi kakak, atau bahkan menjadi adik. Ingin memiliki teman bermain yang selama 24 jam penuh bisa selalu bertemu dan bersama-sama menjadi cita-cita yang setingkat dengan keinginan saya untuk menjadi astronot kala itu.

Hingga akhirnya, pada awal tahun 2003 tepat 10 tahun yang lalu, lahirlah seorang bayi mungil yang memiliki mata hitam yang sangat bulat, pipi kemerah-merahan dan rambut sangat tebal. Bayi itu adalah adik yang saya nanti-nantikan sejak dulu. Kala itu, karena kesalahan prediksi dari sang dokter yang menyatakan bahwa janin yang berada di dalam kandungan mama adalah berjenis kelamin perempuan, hingga adik kecil ini lahir, dia tidak punya nama karena dia adalah bayi laki-laki.

Saya pun memanggilnya, Nemo.

Simple. Saat itu orang-orang terutama anak-anak kecil begitu familiar dengan film kartun di layar lebar yang berjudul Finding Nemo. Di mana dikisahkan tentang kehidupan seorang anak clown fish bernama Nemo yang memiliki mata dan pipi yang bulat dan lucu. Begitu melihat adik laki-laki ini, saya pun secara tiba-tiba langsung mengingat tokoh kartun yang satu itu. Namun tidak sampai seminggu, dia resmi memiliki nama di akte kelahirannya, yaitu Yudha Pasha Ghifari.

Yudha adalah nama pemberian dari papa yang berarti perang, Pasha adalah tuan yang mulia serta Ghifari adalah nama salah satu sahabat Rasulullah SAW.

Yudha kecil hidup menjadi pribadi yang sangat unik dan menarik. Memiliki banyak kesukaan dan talenta khusus. Sejak kecil, dia sangat senang menghapalkan nama-nama spesies dari ikan dan dinosaurus.

Yudha tumbuh seperti anak hutan atau “Adik Hutan” lebih tepatnya.  Ketika biasanya saya pulang ke rumah, (saat ketika saya masih hidup di asrama SMA Semesta) saya selalu terkejut melihat koleksi hewan peliharaan Yudha yang semakin ajaib. Mulai dari memelihara ikan cupang, ikan mas, ikan sapu-sapu, ikan lohan, ikan arwana, hingga Hiu Sumatera (Hiu Air Tawar).

Mulai dari burung merpati, kakak tua, hingga burung hantu.

Mulai dari kucing, kelinci, marmot, Guinea Pig, hingga tikus putih yang tampaknya sangat menggelikan untuk dipelihara. Dan Yudha menamai tikus itu sebagai Ratatouiile. Terinspirasi dari film kartun layar lebar yang kala itu sangat favorit di kalangan anak-anak berumur 5 tahun.

Permintaan Yudha pun semakin aneh-aneh. Bahkan papa sering kali tercengang ketika mendengar permintaan sang-anak hutan ini. Pernah suatu ketika saya mendengarkan Yudha yang sedang meminta untuk menambah koleksi peliharaannya kepada papa.

“Pa, aku pengen punya hiu martil.”

Dan hal ini mutlak terjadi ketika Yudha selesai menonton program Animal Planet atau salah satu program di Discovery Channel. Bahkan saat itu, saya pernah protes kepada Papa.

“Pa, katanya papa mau beliin Yudha Ayam Hutan ya ? Papa gimana sih, aku kan takut ayam.”

Saya memang pengidap Alektorophobia, memiliki ketakutan yang teramat sangat (phobia) dengan hewan yang bernama “Ayam”.

“Lah, mending Papa beliin Ayam Hutan lah kak.. Daripada Adikmu merengek terus minta Singa Gunung.”

What the hack.

Belum pernah saya temukan anak berumur 5 tahun se-random ini.

Yudha memiliki hobi yang sangat menarik. Saya selalu ingin tertawa ketika membaca biodata yang ia buat.

“Hobi saya adalah berkebun, bercocok tanam, memancing dan bermain dengan binatang.”

Dan saya berharap, “Si Adik Hutan” ini bisa jadi Duta Lingkungan Hidup.

Hahaha.

One thought on “Adik Hutan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s